Wednesday, July 22, 2020

Hacker Misterius


~Be A Detective~

Hai! namaku Tania Khairani, cukup panggil Aku Nia. Cita-citaku ingin sekali menjadi Dedektif internasional. Aku suka sekali warna biru, hampir seisi kamarku berwarna biru.

Aku punya 2 adik bersaudara kembar, namanya ialah Tia dan Zia. Mereka adalah gadis cilik yang mempunyai perbedaan. Tia suka sekali dengan hal teknologi, internet, dan Matematika. Sedangkan Zia suka dengan hal sosial, IPA, dan hewan. Walaupun mereka berbeda kesukaan mereka selalu kompak.

Pagi yang cerah disambut dengan kicauan burung yang merdu. Kubuka mataku perlahan-lahan. Pergi meninggalkan ranjangku yang empuk. Ke Kamar mandi tuk mandi dan berwudhu. Lalu Sholat Shubuh. Aku pergi ke Kamar SiKembar. Kulihat mereka masih tertidur. Kubangunkan Mereka dengan perlahan. "Tia, Zia..ayo bangun..keburu muncul mataharinya" kataku lembut. "iya kak.." Kata Zia yang mulai terbangun. 

"Tia.. bangun!!" sekarang suaraku mulai keras. "Eh..iyaa.." Kata Tia kaget. "Huuh, Kak Nia nih!" Tia kesal. " Hehe..maaf maaf" Aku meminta maaf. "cepetan Sholat keburu muncul tuh  mataharinya" kusuruh Tia yang masih menggosokkan matanya. 

Setelah Zia dan Tia Sholat, Mereka langsung mandi. Mereka Sholat dulu sebelum mandi. Aku pergi ke Ruang Keluarga. Aku pun asyik menonton TV menunggu sarapan disediakan. Datanglah Seorang gadis dengan baju bergambar Gajah pink dengan tulisan 'yeay' memakai celana jeans berwarna biru membawa ponsel kecilnya berwarna hijau bergambar pohon kelapa, itu Tia. Disusul dengan Zia yang memakai baju berlengan panjang bergaris hijau muda dan hijau tua dengan gambar gajah hijau dibagian tengah, memakai rok pendek selutut berwarna biru tua dengan hiasan bunga berwarna biru muda.

"Selamat pagi Kak Nia!" sorak Zia dengan riang. "iya.."Kubalas sapaannya yang riang. "Yuk, sarapan dulu.." kata Bunda. "Eh..iya iya.." Jawabku sigap. "Yuk, ke Ruang Makan" Kuajak Zia dan Tia. "Ayuk, Kak!" Jawab Zia dan Tia kompak. Kugandeng Mereka ke Ruang Makan. "Hmm..baunya sungguh menggugah selera" Kata Zia sambil menatap menu sarapan pagi ini. 

Setelah makan, Aku pun menaiki tangga menuju ke lantai atas. Kubuka pintu kamarku. Aku pun mengambil satu buku cerita yang belum kuselesaikan, tentang dedektif internasional. Kubuka halaman terakhir kubaca dan melanjutkannya. "Tok..tok.." suara ketukan pintu terdengar. "Masuk saja, pintunya tidak dikunci kok" kataku teriak. Terbukalah pintu kamarku. "Kak Nia..Tia bolehkan main laptop Kakak?" tanya Tia yang berkunjung ke Kamarku. "Boleh tapi jangan lama-lama yaa.." Aku pun mengizinkannya tuk bermain laptopku. 

Tia pun membuka laptopku yang berwarna biru tua. Selang beberapa waktu. "Seru juga ya..bukunya" kataku seraya menaruh buku cerita dedektif itu diatas meja belajarku. Aku pun membuka ponsel kecilku yang bercasing ungu bergambar donat bertopping kacang. 

suara hening menyelimutiku. Tiba-tiba...."AAAAAAA....."Tia berteriak keras. Aku pun kaget dan segera menuju kamar Tia dan Zia. Kulihat Tia tampak kebingungan. Ku samperin Tia.

"Kenapa Tia?" tanyaku heran. "I..Itu.. Kak..tiba-tiba ada gambar tuyul di Web akuu..iiih..seremmm.." Tia ketakutan. "Ah..masa? coba kakak liat!" Aku langsung melihat laptopku. ku scroll ke bawah dan tiba-tiba, ada gambar tuyul di salah satu plate. "eh iya deng bener ada tuyul tuh" Aku percaya kalo memang ada tuyul di web Tia. "tuh kan, benerr!"
"Hehe..tapi kok tuyulnya..lucu?" Aku mengada-ngada.
"iiiih...mana ada tuyul lucu?" kata Tia. 

"iya iya.."
"kakak ambil laptopnya ya...mainnya nanti lagii.." Aku langsung mengambil laptopku.
"kira-kira siapa ya? yang nge-hack web Tia?" gumamku. ide cemerlang pun terlintas di otakku. "aku akan jadi detektif!" begitulah ideku.
 

~The First Case~
( Sampai disini dulu ya..InsyaAllah bersamabung..)

Tuesday, July 14, 2020

Petualangan keliling dunia

~Impianku~

"Hoaam.." pagi yang cerah. Matahari terbit disertai kicauan burung-burung yang merdu. Kubuka jendela kamarku yang berada di samping Tempat tidurku yang empuk. "Selamat pagi, dunia" sapaku dipagi hari yang cerah ini. Aku pun segera Sholat Shubuh dan mandi.

selesai mandi, Aku pun memakai baju harian biasaku karena hari ini hari libur yang cerah. Aku turun menuju Ruang makan. Kamarku berada di Lantai dua. Disana sudah ada Ibu yang menyiapkan sarapan. Aku pun ikut membantu Ibu. Datanglah Papa dengan Adikku, Rara. 

Kami pun sarapan dengan lahapnya. yum..enaknya Gumamku.Selesai sarapan Aku pun membantu Ibu mencuci piring bekas sarapan tadi. "Ibu, bolehkan, jika Rani bercita-cita mengelilingi Dunia?" tanyaku diselipkan dengan mencuci piring. Ibu pun tersenyum padaku.

"Boleh saja, nak. Tapi, Rani harus lebih giat lagi supaya dapat mencapai cita-cita Rani" jawabi Ibu dengan lembut kepadaku. "iya Bu! Rani akan lebih giat lagi" kubalas senyuman Ibu tadi. Selesai mencuci piring, Aku pun berlari kecil menuju Ruang tamu. Disana ada Papa yang sedang asyik menonton televisi.

"Pa, Rani main dulu ya?" tanyaku pada Papa. "Iya nak, jangan lama-lama ya.." jawab Papa. "Iya, Pa" jawabku sambil memakai sepatuku yang berwarna pink dengan hiasan pita dan bunga berwarna merah. "Assalaamu'alaikum, Pa!" salamku pada Papa. "Wa'alaikumussalam!" jawab Papa.

Di Taman sudah ada Syifa, Keisya, dan Laila. Mereka sahabat-sahabatku yang keren, peduli, dan pintar. "Hai, Ran!!" sapa gadis yang memakai kerudung berwarna biru muda dengan kacamata merahnya, itu Keisya. "Hai juga, Kei..!" kubalas sapaan Keisya. "Main apa nih?" tanya gadis dengan kerudung putihnya, itu Syifa. "Ayo kita bermain kejar-kejaran!" dengan siap Laila mulai berlari. "Kena!"Laila pun menepuk pundakku. Kami pun bermain hingga kelelahan.

"Eh, teman-teman, Aku mau nanya nih.." kata Syifa memulai pembicaraan disela dengan meminum jus jeruk yang baru saja dibelinya di Warung dekat Taman. "Nanya apa, Syif?" tanyaku. "Kalian punya cita-cita?" tanya Syifa. "Tentu saja!!" jawab Aku, Keisya, dan Laila kompak. "Aku sih pengennya ngikut Rani..hihi" kata Syifa terkikik. " Aku juga! Aku akan selalu mengikuti sahabat terbaikku, yaitu Kalian!" jawab Keisya."Aku sama aja deh.." jawab Laila santai tak ingin kalah. "Emangnya cita-citamu apa?" tanya Keisya.

"Aku ingin banget keliling dunia" jawabku sambil membayngkan indahnya dunia. "Bagus banget tuh cita-citamu, Aku juga pengen" kata Laila. "Eh, udah siang nih..Aku pulang dulu ya.." kataku pamit. "Iya..Aku juga mau pulang!" pamit Keisya juga. "Hati-hati di Jalan ya.." Kata Laila dan Syifa serempak. Aku dan Keisya pun pulang bersama. Jarak rumahku dengan rumah Syifa tidak jauh dari Taman Komplekku. Kami pun balapan. Tapi Keisya lah yang menang.

Aku pun masuk Rumah nyamanku. "Assalaamu'alaikum..Pa..Bu.." kulepas sepatu cantikku dan menaruhnya di Tempat sepatu. "Wa'alaikumussalaam.." Dtanglah Ibu sambil membawakan kue lapis. "Dimana Papa?" Tanyaku sambil menyantap sepotong kue lapis. "Papa pergi keluar sebentar kok" Jawab Ibu sambil tersenyum. Aku pun ber-oh saja.

Esok hari yang tak kalah cerah seperti hari sebelumnya. Aku pun sudah siap untuk berangkat ke Sekolah. "Ayo, Pa...." kuajak Papa yang sedang duduk Di ruang Tamu. "Iya" Jawab Papa singkat. Tanpa menunggu lama lagi Aku pun segera berangkat menuju Sekolahku. Aku pun menuju lantai dua dimana Kelasku berada.

Kusegera menaiki tangga menuju lantai dua. "Duarr..!" seseorang mengagetkanku. "AAAAA.." Aku teriak dan hampir terjatuh. "hehehe..maaf yaa" kata seseorang itu yang ternyata adalah Laila. "huh..hampir saja Aku terjatuh!" Aku kesal. Kami pun segera menuju Kelas Kami. 


(Sampai disini dulu ya..Insyaallah bersambung :D)

Monday, July 13, 2020

welcome to my new blog

halo temanku semua!!

ini adalah blog baruku. blog baruku ini kubuat untuk berbagi cerita karyaku sendiri dengan orang lain. berisi berbagai cerita yang pasti gak kalah menariknya dengan cerita seru lainnya. semoga menginspirasi :).

happy enjoy!

Hacker Misterius

~Be A Detective~ Hai! namaku Tania Khairani, cukup panggil Aku Nia. Cita-citaku ingin sekali menjadi Dedektif internasional. Aku suka sekali...